KISAH NYATA.             (Dapat diambil hikmahnya)

Kejadian ini adalah kejadian nyata, dan saya sebagai penulis, tidak menambahkan atau mengurangi cerita dari kisah nyata ini, semoga kisah ini dapat memberikan inspirasi kepada para pembaca.

Kisah ini dimulai pada tanggal 12 December 1981. Dimana dua insan menjadi satu, dengan kata lain satu pasang kekasih yang disatukan dalam pernikahan. Dan disaksikan oleh setiap keluarga dari pihak laki laki dan pihak perempuan. Mempelai Pria tersebut bernama Gordon dan Mempelai Wanita nya bernama Leony.

Gordon sangat mencintai Leony, dan Gordon menerima masa lalu dan segala kekurangan Leony. Betapa besar rasa cintanya terhadap istrinya, setelah satu bulan pernikahannya, Gordon mengetahui bahwa istrinya telah mengandung 2 bulan. Leony berusaha untuk menggugurkan janin di dalam rahimnya, akan tetapi Gordon mencegahnya, bahkan Gordon mengatakan kepada leony, bahwa dia Menginginkan janin di rahim Leony itu dirawat dan dilahirkan,

#betapa besar Budi baik Gordon, karena buat seorang Laki laki seperti Gordon sangat langka saat ini, karena banyak yang menerima ketidak sucian wanita, tapi tidak bisa menerima perempuan yang mengandung benih, yang bukan dari hasil buah cinta nya sendiri#

Kemudian lahirlah anak itu, dan diberikan nama Stevan, Gordon sangat senang sekali karena dia mendapatkan anak laki laki pertama dengan wajah yang tampan, hidung mancung, bibir yang tipis. Anak ini banyak sekali yang menyukai nya. Memang kalau dilihat dari wajah, Gordon dan Stevan sangat tidak mirip sekali. Satu kali saat Gordon membawa Stevan ke tempat kerja nya, ada salah satu teman kerja nya mengatakan bahwa wajah Gordon dan Stevan sangat tidak mirip sekali . Dengan tabahnya Gordon menjawab kalau wajah Stevan, mirip ibu nya. Karena wajah Leony sangat cantik, sementara Gordon tidak terlalu tampan.

Hari demi hari waktu berlalu, tidak terasa usia Stevan sudah; 13 tahun, saat itu dia sedang duduk di sekolah menengah pertama (SMP). Itulah pertama kali nya dia hidup jauh dari Orang Tua nya dan tinggal di asrama di daerah Jawa timur.

Setelah menyelesaikan SMP kemudian dia lanjut ke SMU di sulawesi, dan tahun 1999 akhirnya dia masuk salah satu Universitas Swasta terkenal di jakarta.

Pada tahun 2002, adalah tahun dimana Stevan mengalami guncangan yang sangat keras sekali.

# sebelumnya di saat dia masih remaja dia sering menyaksikan pertengkaran kedua orang tuanya, dan Stevan selalu yang menjadi penengah#

Tapi yang paling parah sekali di tahun 2002 itu, disaat ayahnya pergi dari rumah dan meninggalkan ibu nya adiknya serta dirinya. Setiap hari Stevan melihat sang Ibu menangis. Hatinya pun ikut menangis, tapi dia berusaha tetap tegar, karena dia anak laki laki dirumah.

walaupun Stevan dan Adiknya masih di biayai Kuliahnya, namun untuk sehari harinya mereka harus menghemat dan membatasi keinginan mereka baik untuk membeli makanan atau barang yang dibutuhkan. Stevan dan Adiknya bersama sama meminta ayah nya untuk membiayai ibu mereka juga, dan setiap mereka mau minta uang dengan Ayahnya , Stevan dan Adiknya harus membuat janji dulu dengan sang Ayah. Yang tadinya mereka bisa menemui ayahnya dan berbagi cerita dengan Ayahnya, namun sekarang dibatasi oleh ayahnya sendiri. Stevan yang paling menderita batin nya. Karena dia paling dekat dan paling sayang pada Ayah nya. Namun Ayahnya menjadi mulai dingin dan mulai menganggap anak anak nya menjadi beban hidup nya, karena Ayahnya merasa mereka kakak beradik terlalu banyak menuntut, sementara untuk anak yang sedang beranjak dewasa, mereka membutuhkan figur seorang Ayah, dan Ayahnya sama sekali tidak menginginkan salah satu anak nya tinggal bersama ayahnya.

Keegoisan dan kesombongan Ayahnya sangat menyakiti hati kedua anak nya. Tidak lama kemudian adik Stevan berangkat sekolah keluar negri,

#disaat mereka sedang menghadapi masalah, Adik Stevan pergi ke luar negri buat Kuliah. Sehingga adiknya bisa tinggal jauh dari segala masalah dan fokus pada kuliahnya.

Stevan lah yang tinggal sendiri bersama ibu nya, dan Stevan lah yang selalu menyaksikan dan merasakan sakit dan pedihnya hati, batin nya selalu menangis. Tapi di depan Ibu nya dia berusaha buat kuat, agar Ibu nya terhibur. Dan tidak terbeban pikirannya.

Ayah Stevan: Gordon bertemu dengan mantan kekasihnya dulu, mereka dulu tidak di setujui karena alasannya masih ada hubungan keluarga, tapi kenyataannya karena Gordon dulu adalah anak Petani yang hidupnya berkekurangan.

Namun setelah beberapa tahun kemudian Gordon mulai dapat pekerjaan yang bagus, terlebih saat dia bertemu Leony, pintu rejeki nya makin dibuka lebar oleh yang Maha kuasa, karena Leony rajin beribadah dan berdoa kepada Tuhan. Leony juga mengajarkan anak anak nya untuk sama sama mendoakan ayahnya, ketika sang Ayah berangkat ke lokasi. Disaat Hujan turun dengan amat deras, Leony bangun dan berdoa untuk keselamatan Gordon. Karena Leony berfikiran, disaat Hujan deras turun, suaminya harus tetap bekerja untuk membiayai dirinya dan kedua anak nya.

Namun karena keegoisan mereka berdua, sehingga anak anak nya harus menderita dan yang paling tersakiti adalah batinnya.

Setelah Gordon bertemu mantan kekasih nya, dia mulai menjalin hubungan asmara dengan mantan kekasihnya. Kemudian Mereka memutuskan untuk menikah di kampung halaman nya. Disitulah Gordon mulai menyewa  pengacara dan menggugat Leony di pengadilan Jakarta pusat. Saat itu yang menerima Surat Stevan dan Stevan bersama ibu nya membaca surat gugatan cerai dari ayahnya. Saat itu Leony tidak memiliki uang untuk menyewa pengacara dan berkat bantuan Tuhan Yang Maha Esa, Leony diberikan pengacara yang mau membantu Leony dengan tulus. Tapi pengacara tersebut hanya dibelakang layar. Tetap yang menjadi perwakilan Ibu nya adalah sang Anak Laki Laki yang dulu tidak diinginkan ibunya buat Lahir, tapi dia kini yang membela ibu nya dan dengan bantuan pengacara yang membantu Leony. Stevan bisa mengalahkan pengacara Ayahnya.

Mendengar hal tersebut sangat geram hati Ayahnya. Kemudian Ayahnya datang menemui Stevan dan mengancam Stevan untuk tidak ikut campur dalam masalah persidangan ayah dan ibunya Stevan. Jika Stevan masih ikut campur, maka kuliah nya akan diberhentikan. #dulu saat Stevan masih di bangku Sekolah Dasar (SD), Ayahnya “Gordon” sering memberikan  harapan kepada Stevan untuk menyelesaikan Sekolahnya sampai tuntas, dan menjadi seorang Sarjana Tehnik. Dan bekerja seperti Ayahnya.# Hati Stevan hancur, yang paling pedih disaat dia teringat akan harapan Ayahnya untuk menyelesaikan kuliahnya sampai menjadi Sarjana Tehnik. Pada akhirnya Ayahnya berhasil menggugat cerai ibu Stevan. Harapan ayahnya dan kekasih nya tercapai. Mereka bahagia di atas penderitaan anak dan istrinya. Tidak lama kemudian nenek Stevan di Sulawesi meninggal dunia, sebelum meninggal neneknya berpesan yang mana dia tidak mendukung Gordon buat menikah lagi. Karena neneknya sangat  menyayangi Stevan. Dia tidak mau cucunya menderita. Karena Ayah Stevan; Gordon, tidak pernah merasakan sakitnya dan pedihnya perceraian orang tua. Tapi tetap saja, Ayahnya menikah dengan kekasihnya itu, sebelum  menikah, Gordon mendatangi Stevan lagi dan mengancam Stevan lagi untuk kedua kalinya, dan ancaman nya pun sama. Jika Stevan tidak hadir di pernikahan Ayahnya maka kuliah Stevan akan  diberhentikan. Disaat Ayahnya mulai menikah, disaat itulah awal kejatuhan Stevan, dia benar benar sudah tidak tahan lagi dengan siksaan batin yang diberikan Ayahnya, sehingga Stevan jatuh ke Narkoba. Awalnya Stevan hanya mencari pelampiasan. Dia tidak tau, kalau teman teman nya sudah mengkonsumsi  narkoba jenis Putau, dan Stevan mencobanya hingga dia menjadi kecanduan. Sang Ayah ketika mengetahui nya, langsung menghukum Stevan dan Ayah nya tidak pernah merasa bersalah sama sekali. Sampai detik ini pun  ayahnya masih belum menyadari nya, padahal Stevan sudah mengutarakan nya semua.

saya saat itu bertemu Stevan di Rehabilitasi di daerah Puncak. Dan selebihnya Saya belum ketemu dengan nya lagi, terakhir saya mendengar dia hidup sebatang kara di Jakarta, dia sama sekali tidak tinggal di rumah ibu kandung nya atau rumah ayah kandungnya, karena dia memutuskan untuk pindah kepercayaan yang lain. Sementara orang tuanya berbeda kepercayaan dengan nya.

Adik kandungnya sudah tidak di luar negri dan tinggal bersama ibunya.

Siapa yang sangka, akibat perceraian kedua orang tuanya, membuat ibu kandungnya dan adik kandungnya pun berubah terhadap Stevan.

Saya menulis kisah nyata ini, atas Kemauan Stevan sendiri, agar para pembaca yang mungkin mengalami hal yang sama. Jangan sampai jatuh ke Narkoba.

Karena saat kita mencoba Narkoba, itu sama saja kita mencoba untuk membuat kontrak dengan maut.

Ada istilah yang dibilang:

One Way Ticket And No returned Ticket.

Kecuali dengan bertobat sungguh sungguh

dan

bersedia untuk menahan rasa sakit yang diakibatkan kecanduan. Dan rasa sakit tersebut bisa sampai Satu bulanan. Tergantung kondisi Tubuh kita masing masing. Dan

Niat untuk membuka lembaran baru.

Demikian dari saya.

selanjutnya saya akan mencoba mencari informasi mengenai drugs dan solusi untuk mengatasinya.

Diterbitkan oleh Bgg Enterprise

Saya membuat nama website ini dari ketiga nama anak tercinta saya, dan tujuan saya membuat website ini, kiranya dapat membantu para pelajar, pekerja atau lainnya.

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai